Berita Dalam Negeri Pasukan Kotak-Kotak Imbau Warga DKI Tak Golput saat Pilkada

Mata warga DKI Jakarta di malam minggu, tertuju pada ratusan motor yang jalan beriringan di sekitaran Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Para pengendara Itu rata-rata menggunakan baju kotak-kotak, khas pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI, Ahok-Djarot.
Warga yang berada di pinggir jalan, yang melihat keramaian itu, sempat bertanya sendiri, apakah ada Ahok atau Djarot di tengah 'pasukan' bermotor itu.

BACA JUGA
KPU DKI Jakarta: Format Debat Cagub-Cawagub Ke-2 Berbeda
Cawagub Djarot Targetkan Suara 90 Persen di Rusun Cengkareng
Kampanye Dinilai Beri Pengaruh Besar Ketimbang Survei Paslon
"Emang ada Pak Ahok ya, naik motor malam-malam," tanya Suep di lokasi, Sabtu 21 Januari 2016, malam.

Namun, berdasarkan pantuan Liputan6.com, memang tidak ada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI non aktif itu. Para pengendara yang berbaju kotak-kotak itu adalah para relawan Ahok-Djarot.

Ketua relawan yang tergabung dalam Batman (Basuki Tjahaja Purnama Mania), Immanuel Ebezener atau akrab disapa Noel, menyebut ratusan relawan yang berkumpul di Tugu Proklamasi akan menyambangi Djarot di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Dari Tugu Proklamasi ini, kita langsung ke Lapangan Arcici, Cempaka Putih. Di sana nobar (nonton bareng) wayangan bersama Pak Djarot," ucap Noel.

Dia pun menyebut kegiatan ini memang diinisiasi oleh Batman. Namun, yang hadir, bukan dari kelompok Batman saja.

"Ini bermacam-macam relawan. Jadi ini kita menyebutnya para relawan gerakan roda dua," jelas Noel.

Noel menambahkan, kegiatan tersebut bukanlah konvoi yang menganggu masyarakat dan tidak mematuhi aturan. Dirinya mengatakan, dengan jalan beriringan, kegiatan ini bisa menunjukkan relawan Ahok-Djarot ada di mana-mana.

"Jadi ini menunjukkan kepada masyarakat, bahwa pendukung Basuki-Djarot ada di mana-mana. Dan bisa mengajak seluruh masyarakat, untuk tidak takut hadir di hari pencoblosan," pungkas Noel.