Berita Dalam negeri Pasar Grong-Grong Jorok dan Bau


Berita Dalam negeri Pasar Grong-Grong Jorok dan Bau

Penetapan Cabup-Cawabup Pidie Tunggu Hasil MKSIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie harus menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam penetapan cabup-cawabup Pidie terpilih dalam Pilkada 2017. Hal ini dilakukan karena paslon cabup-cawabup Pidie nomor urut 3, H Sarjani Abdullah-M Iriawan SE, mengajukan permohonan perkara sengketa pilkada ke Mahkamah Konstitusi. 
“Jadi saat paslon mengajukan perkara pilkada ke MK?, maka tahapan KIP terhadap penetapan cabup-cawabup tidak berlaku lagi. Saat ini, kami justru harus mengikuti tahapan MK, karena akan digelar sidang di MK. Kita belum tahu kapan dipanggil,” kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, Ridwan SPd, ketika dihubungi Serambi Kamis (2/3). 
Kata Ridwan, penetapan cabup-cawabup terpilih akan dilakukan setelah tiga hari putusan MK. Namun, hingga kemarin, belum diketahui jadwal sidang perkara yang diajukan oleh paslon cabup-cawabup nomor urut 3. 
Kata Ridwan, untuk jadwal pelantikan bupati-wakil bupati tidak ditentukan KIP. Sebab, tapi ditentukan Pemerintah Provinsi (Pemrov). Karena pelantikan bupati-wakil bupati dilakukan gubernur. “Kami tidak mengetahu jadwal pelantikannya, karena jadwal tersebut tidak masuk dalam tahapan KIP. Begitu juga lokasi pelantikan, kita belum mengetahuinya. Saat proses pelantikan kami diundang sebagai undangan,” kata Ridwan. 
Untuk diketahui, hasil rapat pleno rekapitulasi KIP Pidie, Kamis (23/2), paslon cabup-cawabup nomor urut 2, Roni Ahmad (Abusyik)-Fadhlullah T M Daud meraih 96.184 suara atau 48 persen. Sementara paslon nomor urut 3, H Sarjani Abdullah-M Iriawan meraih 91.511 suara atau 46 persen suara, dan paslon nomor urut 1, T Tarmiyus-Khalidin Daud memperoleh 11.885 suara atau 6 persen suara. 
Pasangan Sarjani-Iriawan merupakan satu dari 10 pasangan calon kepala daerah di Aceh yang mengajukan permohonan sengketa pilkada ke Mahkamah Konstitusi. Sembilan paslon lainnya dari Aceh yang mengajukan sengketa hasil pilkada ke MK adalah, cagub-cawagub Aceh nomor urut 5 (Muzakir Manaf-TA Khalid). 
Selanjutnya, Cabup/cawabup Aceh Timur nomor urut 1 (Ridwan Abubakar dan Abdul Rani), Cabup/cawabup Aceh Utara nomor urut 4 (Fakhrurrazi H.Cut dan Mukhtar Daud), Cabup/cawabup Aceh Singkil nomor urut 1 (Safriadi dan Sariman), Cabup/cawabup Nagan Raya nomor urut 1 (Teuku Raja Keumangan dan Said Junaidi). 
Cabup/cawabup Gayo Lues nomor urut 2 (Abd. Rasad dan H. Rajab Marwan), Cawalkot-cawawalko Langsa nomor urut 3 (Fazlun Hasan dan Syahyuzar), Cabup/Cawabup Aceh Barat Daya nomor urut 4 (Said Syamsul Bahri dan Nafis Amanaf), dan Cabup/cawabup Bireuen nomor urut 3 (M. Yusuf Abdul Wahab dan dr. Purnama Setia Budi).(naz)