Berita Dalam Negeri RAJA SALMAN: Datang ke Indonesia Momentum Tingkatkan Ekonomi RI-Arab Saudi

 Berita Dalam Negeri RAJA SALMAN: Datang ke Indonesia Momentum Tingkatkan Ekonomi RI-Arab Saudi

\RAJA SALMAN: Datang ke Indonesia Momentum Tingkatkan Ekonomi RI-Arab Saudi\JAKARTA - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia pada awal Maret ini, merupakan momentum penting peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Arab Saudi. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melihat kunjungan pertama sang Raja dalam 47 tahun terakhir ini, membawa misi diplomasi ekonomi yang sangat positif bagi Indonesia.
RAJA SALMAN: Gandeng Pengusaha Arab, Sarinah Ekspor Produk UKM ke Makkah 
"Saya sangat berharap agar momentum kunjungan Raja Salman ini benar-benar dioptimalkan oleh pemerintah Indonesia untuk mendetailkan semua agenda kerjasama ekonomi yang akan dijalin," tegas Fadli Zon melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/2/2017). Sebab, menurutnya kedua negara sebelumnya juga sudah melakukan perbincangan intensif sejak 2015 tentang rencana mega investasi Arab Saudi di Indonesia. Baik itu di bidang energi, perumahan murah dan pariwisata. Sehingga, pertemuan kedua negara nanti harus lebih fokus pada hal-hal konkrit. "Jangan sampai kerjasama berhenti pada MoU saja, tapi tak ada realisasi. Kita harus tahu apa yang kita inginkan dari Arab Saudi. Pertemuan kali ini harus ada bobot lebih. Jangan sampai berakhir seremonial saja," paparnya. Menurutnya sejak 2016 Arab Saudi giat melakukan diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungannya terhadap sektor migas. Salah satunya yakni dengan aktif melakukan kerjasama investasi. Di tengah hubungan yang kurang hangat dengan negara-negara barat, yang dipicu oleh kebijakan diskriminatif AS terhadap negara timur tengah, Asia menjadi pilihan destinasi utama bagi investasi Arab Saudi. "Itulah mengapa Arab Saudi agresif melakukan pendekatan investasi ke China, Jepang, Malaysia, dan juga Indonesia. Peluang ini harus kita tangkap untuk kepentingan nasional kita," sambung dia. Dalam konteks tersebut, Fadli Zon juga melihat Indonesia memiliki posisi khusus di mata Arab Saudi. Selain karena Asia, Indonesia juga merupakan negara muslim anggota G20 bersama Arab Saudi dan Turki. Kondisi ini yang membuat Indonesia semakin strategis bagi investasi Arab Saudi. Meski akan fokus pada isu ekonomi, dia juga melihat momen ini juga penting untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia, serta perlindungan TKI di Arab Saudi. "Pemerintah harus memastikan situasi kondusif dari ancaman keamanan atau bentuk gangguan lainnya," ungkapnya.