Pertanian Mewaspadai Hama Penggerek Batang pada tanaman padi

Pertanian Mewaspadai Hama Penggerek Batang pada tanaman padi

 
Salah satu hama yang ditakuti petani padi adalah hama penggerek batang, mengapa hal ini di takuti petani padi ..? 
Tentunya bagi Anda petani padi  sudah mengenalnya, namun tidak ada salahnya saya akan menyinggung  hama penggerek batang padi ini, kenapa pula di sebut hama penggerek batang..?
Hasil gambar untuk gambar pupuk organik cair dari kotoran sapiDari namanya saja tentunya dapat kita tebak yaitu menggerek batang pada tanaman padi atau memotong batang padi. 
 Ya betul hama ini salah satu yang menyebabkan pengurangan hasil produksi pada tanaman padi, karena hama ini atau binatang ini selalu hadir di lahan sawah pada setiap musim tanam padi, baik musim penghujan maupun di musim kering dan selama 1 kali musim tanam setidaknya 2 kali akan mengganngu tanaman padi yaitu pada masa vegetatif maupun pada masa generatif. 
Para petani padi sudah sangat mafhum terhadap hama yang satu ini, karena ketika binatang ini hadir pada masa vegetatif maka tanaman padi yang terkena oleh binatang ini akan mati atau tanman padinya akan jelek dan jumlah rumpunnyapun akan menjadi berkurang, para petani padi biasa menyebutnya dengan istilah Sundep. Sedangkan hama ini, bila hadir pada fase generatif  maka tanaman padinya akan hampa biasa petani menyebutnya dengan istilah Beluk. 
Menurut Bapak Warsiyah selaku salah seorang tenaga ahli penggerek batang di Indonesia menyatakan bahwa tidak ada varietas padi yang tahan terhadap serangan hama penggerek batang padi ini, namun tidak semua umur padi akan terserang hama ini. 
Untuk itu saya sangat menghimbau kepada para petani padi di Indonesia untuk memahami betul seluk beluk tentang hama ini. Saya dengan tim akan berseang hati untuk hadir di tempat Anda di seluruh Indonesia untuk melatih para petani Indonesia,  silahkan manfaatkan kesempatan ini untuk di sampaikan kepada kelompok taninya untuk mengadakan pelatihan tentang cara pengendalian hama penggerek batang padi dengan tanpa menggunakan pestisida.