Sistem Pertahanan Rudal AS Mulai Beroperasi di Korsel

 Sistem Pertahanan Rudal AS Mulai Beroperasi di Korsel

WASHINGTON - Media di Amerika Serikat (AS) menyatakan sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) telah mulai beroperasi di Korea Selatan (Korsel). THAAD ditempatkan di Korsel untuk mencegah ancaman nuklir Korea Utara (Korut).
Sistem Pertahanan Rudal AS Mulai Beroperasi di Korsel
Menurut laporan NBC, yang mengutip sejumlah sumber militer AS, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (2/5), sistem THAAD sudah beroperasi, meskipun belum beroperasi secara maksimal. Saat ini, sistem pertahanan udara itu sudah mampu untuk mencegat rudal-rudal yang ditembakan dari Korut. 
Seperti diketahui AS mulai menempatkan sistem pertahanan udara THAAD pada pekan lalu. THAAD ditempatkan di sebuah lapangan golf yang berada di selatan Korsel, dekat dengan kawasan Semenanjung Korea. 
Penempatan THAAD sendiri mendapat protes keras dari sejumlah pihak di Korsel. Bahkan, penduduk di lokasi di tempatnya sistem pertahanan udara tersebut menggelar unjuk rasa, dan mengecam keras penempatan THAAD. 
Kecaman juga datang dari calon Presiden Korsel, Moon Jae-in. Melalui juru bicaranya, Jae-in menuturkan keputusan tersebut mengabaikan opini publik dan proses hukum, dan meminta agar penempatan tersebut ditangguhkan sampai pemerintahan berikutnya terbentuk.  
Selain itu pengerahan THAAD ini juga sempat mengalami masalah administrasi. Dimana AS sempat menyatakan Korsel harus membayar untuk penempatan sistem pertahan udara itu, yang diprotes oleh Seoul. Namun, tidak lama AS menyatakan pembiayaan pengerahan THAAD sepenuhnya ditanggung oleh mereka.