JANGAN REMEHKAN BAU PADA TUBUH ANDA, BISA JADI ADA MASALAH KESEHATAN SERIUS

JANGAN REMEHKAN BAU PADA TUBUH ANDA, BISA JADI ADA MASALAH KESEHATAN SERIUS

www.an.tv – Siapa sangka bau pada beberapa bagian tubuh anda, bisa jadi indikasi adanya masalah kesehatan serius pada tubuh anda. Jadi jangan remehkan bau pada tubuh anda.

Jangan Remehkan Bau Pada Tubuh Anda, Bisa Jadi Ada Masalah Kesehatan SeriusBanyak hal yang bisa menyebabkan timbulnya bau pada tubuh anda. Mengkonsumsi bawang terlalu banyak, bisa jadi menyebabkan mulut anda mengeluarkan bau yang tidak sedap. Atau setelah berolahraga, keringat yang bercampur bakteri, bisa membuat aroma tubuh anda jadi tidak sedap.

Namun, bau ini bisa hilang jika anda sikat gigi, mandi dan memakai deodoran. Dalam beberapa kasus, menghilangkan bau pada beberapa anggota tubuh tidak bisa sesederhana itu.

Bau badan ternyata bisa mengindikasikan kondisi kesehatan seseorang. Tidak menutup kemungkinan, bau badan menjadi ciri-ciri masalah kesehatan serius pada tubuh anda.

– Napas Berbau Seperti Kuteks

Jangan remehkan aroma napas yang memiliki bau seperti kuteks. Bisa jadi masalah kesehatan serius tengah mengintai anda. Bau napas seperti kuteks adalah indikasi adanya gejala diabetes.

Hal ini biasa dialami oleh penderita diabetes tipe 1. Komplikasi yang dialami penderita diabetes membuat tubuh tidak dapat membuat energi untuk beraktivitas. Akhirnya tubuh memecah asam lemak untuk energi. Hal inilah yang memunculkan bau kuteks pada napas.

Masalah kesehatan serius yang dihasilkan dari penyakit ini bisa mematikan. Anda bisa sering muntah dan buang air kecil, yang bisa menyebabkan tubuh anda kehilangan banyak cairan.

Jadi, jika menemukan seseorang dengan napas beraroma kuteks disertai ciri-ciri kelelahan, mulut kering, sulit bernapas atau sakit perut, segeralah temui tenaga medis. Jangan sampai masalah kesehatan serius ini tidak ditangani dengan baik.

– Bau Kaki

Masalah kesehatan serius yang bisa dideteksi dari bau pada kaki adalah gejala infeksi jamur yang biasanya bermula dari jari kaki. Gejalanya, kulit bagian jari kaki berubah kering, bersisik, kemerahan dan lecet.

Bau pada kaki disebabkan oleh kombinasi bakteri dan jamur yang masuk ke dalam kulit kaki anda. Cara mengatasinya, pakailah krim anti jamur pada kaki anda. Jika kondisi tidak membaik, segera temui dokter untuk mengatasi masalah kesehatan serius ini.

– Feses Berbau Menyengat

Jangan anggap remeh feses (kotoran) anda yang berbau menyengat. Bisa jadi anda tengah mengidap masalah kesehatan serius.

Intoleransi laktosa adalah kondisi dimana usus kecil tidak menghasilkan enzim sehingga anda tidak bisa mencerna olahan susu. Hal inilah yang menyebabkan feses anda berbau menyengat, perut kembung dan mengeluarkan gas berbau menyengat.

Jika anda mengalami kondisi ini segera hentikan konsumsi produk susu, atau segera periksakan ke dokter.

– Urin Berbau Menyengat

Masalah kesehatan serius lainnya adalah infeksi saluran kemih. Hal ini bisa diketahui dari bau urin yang menyengat seperti bau bahan kimia.

Hal ini terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih yang menyebabkan terjadinya infeksi.

Infeksi saluran kemih sendiri lebih sering dialami oleh wanita karena saluran kemih wanita lebih pendek dari saluran kemih pria.

Infeksi saluran kemih sendiri bisa jadi merupakan tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius lagi. Batu ginjal, diabetes atau pembesaran kelenjar prostat. Jadi kalau anda mengalami gejala ini, segera temui dokter ya.

– Napas Berbau

Napas anda berbau tidak sedap setiap kali anda bangun pagi bahkan setelah menyikat gigi? Hati-hati bisa jadi ini merupakan masalah kesehatan serius.

Sleep apnea, atau gangguan berhentinya napas ketika tidur, bisa jadi merupakan masalah kesehatan yang anda derita. Sleep apnea bisa menyebabkan mendengkur yang berlebihan dan menyebabkan anda akan bernapas dengan mulut. Hal ini bisa membuat mulut anda menjadi sangat kering. Selain itu mulut yang terus terbuka ketika tidur juga membuat bakteri lebih mudah berkembang biak.

Kalau anda merasa napas anda bau dan kerap merasa lelah di siang hari, temuilah dokter spesialis gangguan tidur.